10 Macam Verb Atau Kata Kerja Di Dalam Bahasa Inggris Beserta Contoh Dan Penjelasannya - Berbagi Ilmu

10 Macam Verb Atau Kata Kerja Di Dalam Bahasa Inggris Beserta Contoh Dan Penjelasannya

10 Macam Kata Kerja Atau Verb Di Dalam Aturan Bahasa Inggris
Belajar 10 Macam Kata Kerja Atau Verb Di Dalam Aturan Tata Bahasa Inggris
10 Macam Verb Atau Kata Kerja Di Dalam Bahasa Inggris Beserta Contoh Dan Penjelasannya.

Hello sobat Berbagi Ilmu. Ketemu lagi sama mimin terjemahan lagu di blog kesayangan kita kali ini.

Bagaimana kabarnya?? Good or is it Bad??

Semoga teman-teman tetap sehat selalu ya. Dan selalu bahagia di limpahi rahmat oleh Tuhan yang maha Esa, dan tetap semangat tentu nya di dalam belajar bahasa inggris. ☺

Setelah memposting 8 Parts Of Speech Dalam Bahasa Inggris pada postingan sebelumnya. Kali  ini mimin akan membahas detail salah satu dari ke delapan parts of speech di aturan tata bahasa bahasa inggris. Tepatnya adalah Verb atau kata kerja.

Mari kita simak:

A. Pengertian Verb

Verb atau kata kerja dalam pengertiannya adalah bentuk jenis kata yang digunakan untuk menunjukan suatu aksi atau kejadian yang dilakukan oleh si subject pada suatu kejadian.

Verb sendiri memiliki 10 bagian di dalam aturan tata bahasa inggris. Diantaranya adalah Action verb, Static verb, Regular verb, Irregular verb, Finite dan Infinite verb, Auxiliary verb, Linking verb, Transitive verb dan juga Intransitive verb.

Pada postingan kali ini mimin akan jelaskan secara dasar saja dari ke sepuluh bagian verb atau kata kerja. Berikut beberapa penjelasannya:

B. Macam-macam Verb

1. Action Verb

Action verb atau kata kerja aksi di dalam bahasa inggris adalah jenis kata kerja yang di gunakan untuk mengindikasikan suatu perubahan yang di lakukan oleh si subject dalam suatu kalimat.

Contoh nya adalah kata Move.

I move this table cause it’s in front of the door.
(Saya memindahkan meja ini karena meja nya berada di depan pintu).

Pada kalimat di atas, kata kerja move melakukan suatu perubahan pada suatu benda(table) yang dilakukan oleh si subject(i).

Itulah yang dimaksud dengan kata kerja aksi.

2. Static Verb

Statice verb adalah lawan dari Action verb. Statice verb sendiri berarti kata kerja yang tidak mengidikasikan suatu perubahan nyata di dalam suatu kejadian. Contoh nya adalah feel.

I felt bad for him
(Aku merasa tidak enak dengan beliau)

Kata kerja felt pada contoh kalimat di atas tidak melakukan perubahan sesuatu secara fisik, namun tetap disebut sebagai bagian dari kata kerja.

Static verb sendiri terbagi lagi kedalam 6 macam, antaranya adalah perasaan(emotion), mental(mental state), indera(sense), kepemilikan(posession), dan juga ukuran(measurement).

Contoh singkat kalimat yang menggunakan Static verb:

I love my mother cause she always cares about me
(Aku mencintai ibuku karena beliau selalu menyayangi ku)

Shella really easy to understand about english lesson.
(Shella sangat mudah untuk mengerti pelajaran bahasa inggris)

He owe me 10.000 rupiah, but never want to paid it to me
(Dia berhutang sebanyak 10.000 rupiah kepada ku, namun tidak pernah mau membayar)

3. Finite Verb

Apa itu Finite Verb? Finite verb merupakan kata kerja utama di dalam suatu kalimat yang mengandung pesan waktu atau tenses, seperti masa lalu(past) atau juga masa sekarang(present) dan biasanya tidak memiliki tambahan verb-ing atau tidak dapat diubah menjadi present participle.

Secara sederhananya finite verb adalah kata kerja yang digunakan pada suatu kalimat, yang di jadikan sebagai kata kerja utama dan hanya digunakan pada tense past dan juga present.

Kata kerja Finite sendiri masih bergantung terhadap subject yang ada di dalam suatu kalimat. Apakah subject nya adalah orang pertama(First person) atau kah orang kedua(Second person), dan juga orang ketiga(Third person).

Contoh kalimat yang menggunakan finite verb adalah sebagai berikut:

I learn guitar for the first time when i was still in senior high school.
(Aku belajar gitar untuk pertama kalinya pada saat aku masih berada di bangku SMA)

He works so hard for pay his bill of school.
(Dia bekerja dengan begitu giat untuk membayar uang sekolah nya)

Maya studied english with mrs. Akna yesterday.
(Maya belajar bahasa inggris bersama ibu Akna kemarin)

4. Infinite Verb

Inifite verb adalah lawan dari Finite verb. Jika finite verb adalah kata kerja utama dan memiliki pesan waktu pada kalimatnya, sedangkan infinite verb bukanlah kata kerja utama dan biasanya dibantu oleh kata kerja bantu atau yang biasa di sebut sebagai Auxiliary verb.

Contoh kalimat pada Infinite verb adalah sebagi berikut:

The Ancient people learns self defense to survive.
(Orang zaman dahulu belajar bela diri untuk bertahan hidup)

The student has been given the time to ask some question by the instructor.
(Para pelajar telah di beri waktu untuk mengajukan beberapa pertanyaan oleh para instruktur)

My father asked me to come to grandpa’s house this afternoon.
(Ayah meminta ku untuk datang ke rumah kakek sore ini)

5. Auxiliary Verb

Auxiliary verb adalah jenis kata kerja yang digunakan untuk melengkapi suatu kalimat yang peletakannya sebelum kata kerja utama dan tidak menambah makna baru dari suatu kalimat tertentu.

Auxiliary verb di bagi kedalam dua bagian, yang pertama adalah primary verb dan yang kedua adalah modal auxiliary verb. Berikut penjelasan singkatnya:

a. Primary verb
Primary verb adalah kata kerja bantu yang digunakan untuk menunjukan waktu sesuatu terjadi(tenses) dan biasanya tidak memiliki arti secara literal, seperti am, is, are.

Contohnya adalah I am a student(Saya adalah seorang pelajar). Pada kalimat tersebut kata kerja am hanya sebagai pelengkap untuk menunjukan bahwa i adalah seorang pelajar.

b. Modal Auxiliary verb
Sedangkan Modal auxiliary verb adalah bagian dari kata kerja yang digunakan untuk menunjukan suatu kemungkinan terjadi, dan memiliki arti secara literal. Seperti can, might, will, must dan lainnya.

Contoh kalimat yang menggunakan Modal auxiliary verb:

I will go to Bandung next week.
(Aku akan pergi ke Bandung minggu depan)

Shella might be the winner of this competition if she always study hard.
(Shella mungkin saja akan menjadi juara di kompetisi ini jika dia selalu belajar dengan giat)

Andy must help his parents after come back from school
(Andy harus membantu orang tua nya selepas pulang dari sekolah)

6. Regular Verb

Pada pengertian regular verb di dalam kata kerja bahasa inggris sudah pernah mimin singgung pada postingan 8 parts of speech lalu. Di dalam artikel kali ini akan mimin ulangi lagi apa itu Regular verb.

Regular verb atau kata kerja beraturan adalah kata kerja yang memiliki pola perubahan pada akhiran kata nya. Contoh (Ask, Asked, Asked).

Contoh kalimat yang menggunakan regular verb:

I asked you twice and there is still no answer.
(Aku telah bertanya sebanyak dua kali dan masih tidka menemukan jawabannya)

Who changed this settings?
(Siapa yang merubah pengaturan ini?)

7. Irregular verb

Irregular verb atau kata kerja tak beraturan adalah kata kerja yang cenderung tidak memiliki pola aturan pada perubahan kata nya di past, present dan juga future. Contoh nya seperti (fall, fell, fallen).

Contoh kalimat yang menggunakan Irregular verb:

The ball fall to the ground when i throw it away.
(Bola itu jatuh ke tanah ketika aku melemparnya)

I forgot what should i bring tomorrow.
(Aku lupa apa yang harus aku bawa esok hari)

My plant grown so fast when it rains.
(Tanaman ku tumbuh besar ketika hari hujan)

8. Transitive Verb

Transitive verb merupakan jenis kata kerja yang tidak bisa berdiri sendiri tanpa pelengkap, atau bisa disebut bahwa Transitive verb adalah kata kerja yang membutuhkan object pada kalimatnya. Contoh kata kerja transitive yang sering kita temui di dalam kehidupan sehari-hari antara lain adalah touch, want, write, clean, explain, eat, play etc.

Berikut contoh-contoh kalimat yang menggunakan kata Transitive verb antara lain adalah:

I play this old guitar when i feel lonely.
(Aku memainkan gitar tua ini ketika aku merasa kesepian)

I usually eat some snack when i am alone in my home.
(Aku biasanya makan makanan ringan ketika aku sendirian di rumah)

As a new habit, i always read a book for one hour in every day.
(Sebagai kebiasaan yang baru, aku biasanya membaca buku selama satu jam setiap hari nya)

Shella just uses her handphone when she must call her mother.
(Shella hanya menggunakan handphone nya ketika dia ingin menelpon ibunya)

9. Intransitive Verb

Berbeda dengan Transitive verb. Jika Transitive verb adalah kata kerja yang membutuhkan sebuah object, sedangkan Intransitive verb adalah jenis kata kerja yang digunakan dalam suatu kalimat yang tidak membutuhkan object sebagai pelengkapnya.

Berikut beberapa contoh kalimat yang menggunakan Intransitive Verb dalam kalimatnya:

I usually sleep at 9 PM, so i won’t be late at school.
(Aku biasanya tidur jam 9 malam, jadi aku tak akan pernah terlambat ke sekolah)

Rangga always arrived earlier at the school, so he won’t get punishment cause of being late.
(Rangga selalu datang lebih awal saat sekolah, jadi dia tidak pernah mendapatkan hukuman karena terlambat)

I started jogging in every morning since i was in senior high school.
(Aku memulai lari pagi setiap hari semenjak aku duduk di bangku SMA)

Shella cried when she knows if her result isn’t good enough.
(Shella menangis ketika dia mengetahui bahwa hasil ujian nya tidak begitu baik)

10. Linking Verb

Sampai lah kita pada jenis kata kerja yang terakhir di dalam postingan kali ini.

Linking verb atau kata kerja pehubung adalah kata kerja yang digunakan untuk menghubungkan suatu informasi kepada subject di dalam kalimat dan biasanya di ikuti oleh kata sifat(adjective).

Linking verb pada aturan tata bahasa inggris terbagi menjadi 3 macam, antara lain adalah Verb of being, Verb of sensation, dan juga Verb of be.

Berikut penjelasan singkat dari ketiga macam Linking verb di dalam aturan tata bahasa inggris.

a. Verb of Being

Verb of being terdiri dari prove, turn, grow, continue, appear, act, become, get, go etc.

Contoh kalimat yang menggunakan verb of being:

Your appearance looks so nice tonight.
(Penampilan mu sungguh menakjubkan malam ini)

My spirit grows fast when i remembered all of my dream.
(Semangat ku bertumbuh begitu cepat ketika aku ingat semua mimpi-mimpi ku)

b. Verb of Sensation

Verb of Sensation terdiri dari sound, taste, look, smeel, dan feel.

Contoh kalimat yang menggunakan verb of sensation anatara lain:

It looks nice when we start cleaning this room up.
(Kamar ini kelihatan rapi saat kita mencoba membersihkannya)

She feels wrong when she arrived at home.
(Dia merasa ada yang tak beres ketika dia sampai di rumah)

Sounds interesting when i knew there was you.
(Terdengar menarik ketika saya tahu disana ada kamu)

c. Verb of Be

Verb of be terdiri dari is, was, are, were, am, be, been.

Contoh kalimat yang menggunakan kata kerja be adalah:

I am a student who never comes late at my school.
(Aku adalah pelajar yang tak pernah datang telat ke sekolah ku)

Mr Chandra is my intructor when i was training in Bengkulu team.
(pak Chandra adalah intruktur ku saat aku masih berlatih di Bengkulu team)

We were at the playing ground when the robbery happend.

(Kami berada di taman bermain ketika permapokan itu terjadi)

Itulah 10 macam kata kerja yang sudah kita bahas secara singkat pada postingan kali ini.

Semoga bermanfaat dan bisa menambah wawasan kepada sobat sekalian.

Terima kasih.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "10 Macam Verb Atau Kata Kerja Di Dalam Bahasa Inggris Beserta Contoh Dan Penjelasannya"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel